Jadwal Realisasi DAK Dikhawatirkan Mepet
Solo- Petunjuk teknis (juknis) Dana Alokasi Khusus (DAK) yang tidak segera turun mengakibatkan kekhawatiran terhadap jadwal realisasi program dengan menggunakan dana tersebut, mepet.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kecamatan Banjarsari, Alex Parjiya, mengatakan bahwa realisasi program DAK masih terdapat ketidakpastian peraturan antara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas). Oleh karena itu, hingga sekarang dana tersebut belum dapat direalisasikan. Berbeda dengan tahun lalu, pada bulan September sudah mulai memasuki tahap penyusunan proposal.
Pihaknya menuturkan, sekarang ini proposal sudah disusun oleh sekolah dan disampaikan ke Dikpora dan sudah melalui tahap supervisi dan pengolahan serta tahap analisis. “Sekolah tidak perlu lagi menyusun proposal jika juknis turun,” ujarnya. UPTD juga belum mendapat kepastian apakah nantinya penyaluran dana akan melalui pos hibah atau belanja langsung sehingga dana tidak bisa diturunkan," jelasnya.
Begitu juknis turun, DAK bisa langsung dibagikan kepada sekolah sebab Dinas Dikpora sebenarnya sudah memiliki daftar nama sekolah yang berhak atas DAK namun jika juknis berbeda dari perkiraan, maka proposal harus diubah lagi dari awal.
Ia menjelaskan bahwa menurut aturan, pembangunan dengan menggunakan DAK harus sudah selesai pada akhir tahun ini. Meskipun demikian, pihaknya tidak dapat memastikan apakah hal tersebut bisa direalisasikan. Hal ini mengingat pergantian tahun sudah semakin dekat sementara kejelasan juknis DAK belum juga turun dari pusat.
Alex memperkirakan, nantinya hanya akan ada 3 bulan efektif untuk merealisasikan dana tersebut. “Kami berharap akan ada revisi berkaitan dengan juknis DAK agar bisa disesuaikan dengan sisa waktu tahun ini,” tambahnya.
Berita Terkait
Berita Terkini
- Bimo Putranto Berharap Pasoepati Le...
- Jokowi Harap Pasoepati Lebih Santun
- Warung Makan Tidak Berizin Segera D...
- Pendapi Gede Penuh Pasoepati
- Fantastis, Alokasi Layanan Data Tem...
- Layanan Data Kian Jadi Primadona
- Apes, Pekerja Asal Bandung Terlanta...
- Kawan Lama, Menggoda dengan Harga I...
- Pameran Cantik di Bulan Kasih Sayan...
- Sejumlah Pejabat Klaten Dimutasi
- 12 Tenant Mall Paragon Terancam Bat...
- Murtidjono Jadikan TBJT Sebagai Rum...
- TBJT Kenang Murtidjono dengan Doa &...
- Penyempurnaan Mobil Esemka Selesai ...
- Jelang Revitalisasi Pasar, HPPS Gel...
Berita Terpopuler
- Ultah ke-12, Pasoepati Tabuh...
- Jokowi Nonton Musik Rock ke...
- UNS Peringkat 7 Terbaik di...
- Fenomena Langit Terbelah Muncul di...
- Pramekers Siap Hengkang dari...
- Jokowi-Rudy Mulai Kenakan Seragam...
- Demi Pariwisata, Jokowi Siap Lobi...
- 23 Pebruari, PNS Solo Pakai Seragam...
- Tengkorak Manusia Gegerkan Warga...
- Sisa Umur Waduk Gajah Mungkur Tak...
- Bangun SCK, Klaten Siap Gelar PON
- SBY Mau Datang, Portal Dibongkar
- Jokowi: Kalau Saya Copot, Jangan...
- Timor Leste Kepincut Kesuksesan...
- Lama Kumpul Kebo, Akhirnya Bisa...
