Berita Terkini
- Tidak Mengenal Batas
- Ketika Barang Bekas hingga Berkelas…
- Jasa Penukaran Uang Baru Belum…
- RSUD Surakarta Akan Lengkapi Kawasan…
- Truk Non Sembako Ngeyel Akan Ditilang…
- Pemudik Wajib Waspadai Pembiusan…
- Kantor Pelayanan Pemkot Tetap…
- Jadwal Realisasi DAK Dikhawatirkan…
- Taman Disperindag Awal Dari Kawasan…
- Walikota Sidak Pembangunan Taman…
Berita Terpopuler
- Walikota Turut Mencoba BST
- Capai Kecerdasan Maksimal, Tujuan…
- Melepas Penat di Villa Park Banjarsari…
- Alunan Merdu Bengawan Solo Versi…
- Pembuktian Aksi Blindreading GMC…
- Gerbong Khusus Wanita di Prameks…
- Hujan Gerimis Kirab Tumpeng Sewu…
- DAOP VI Lakukan Pengecekan dan…
- Timlo.net Sebagai Mediasi Pertemuan…
- Pedagang Targetkan Omzet Naik…
Dana BPMKS Tak Kunjung Cair
Solo – Dana Bantuan Pendidikan Masyarakat Kota Surakarta (BPMKS) yang kabarnya telah cair, ternyata belum merata di semua kecamatan. Seperti di Kecamatan Banjarsari, semua SD yang terletak di kecamatan ini masih menunggu proses pencairan dana tersebut.
Seperti yang telah disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kota (Dikpora) Solo Rakhmat Sutomo beberapa waktu lalu bahwa dana tersebut sangat berpengaruh bagi kelangsungan program-program sekolah. Ini dikarenakan untuk menentukan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Sekolah (RAPBS).
Kepala SDN Ketelan, Joko Siswanto, mengatakan bahwa pihaknya telah mengecek rekening sekolah hari Kamis lalu (29/7) untuk mengetahui apakah BPMKS sudah cair atau belum. “ Kita sudah berusaha untuk mengecek ke rekening sekolah tetapi belum cair,” ungkapnya.
Sambil menunggu BPMKS cair, sekolah membuat RAPBS Sementara yang nantinya dapat berubah jika BPMKS sudah cair. “Orang tua siswa di sini tidak menanyakan keberadaan dana tersebut karena memang sudah tidak ada pungutan dari sekolah sebelumnya. Walau demikian jika dana tersebut sudah cair, pihak sekolah akan tetap mengadakan sosialisasi kepada orangtua siswa,” tambah Joko
Sementara itu, Kepala SDN Ngadisuman, Siti Murniatun, mengungkapkan bahwa pihaknya telah juga mengecek ke rekening tetapi belum cair. Menurutnya, keterlambatan ini dikarenakan ada sekolah lain dalam satu kecamatan yang belum menyelesaikan syarat-syarat ktentuan mendapatkan BPMKS.
Kepala Unit Pelaksanaan Tingkat Daerah (UPTD) Banjarsari, Alexander Parjiya, mengatakan bahwa cepat lambatnya pencairan juga dipengaruhi dari banyak sedikitnya jumlah sekolah di Kecamatan tersebut.
BPMKS ini merupakan program baru yang sampai saat ini berjalan dengan lancar, meskipun masih ada kendala untuk administrasinya. ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya bersungguh-sungguh dalam mengecek pemberkasan agar tidak ada masalah dikemudian hari. “Karena dana sudah tersedia, maka dana untuk semua kecamatan sebenarnya sudah bisa cair asalkan administrasi sudah beres. Meskipun belum cair, sebaiknya tidak terlalu mempengaruhi pembuatan RAPBS,” tambahnya.
Alex menghimbau jika nanti sudah menerima, supaya sekolah segera menyosialisasikan secara transparan kepada orangtua tentang penggunaan dana tersebut.
Dilaporkan oleh Niar/Timlo.netFoto Terkait
Berita Terkait
Komentar Anda
30/07/2010

Tulis Komentar